Sebentar lagi saya harus pulang, mungkin bukan harus, tapi lebih memilih untuk pulang.
Permohonan perpanjangan visa yang saya kirim ke IND (pernah saya posting) delapan bulan lalu baru seminggu ini ditolak. Konsekuensinya: saya harus pulang dalam waktu 'vier weken' (empat minggu) plus '28 dagen' (28 hari) atau saya mengajukan banding. Tapi pilihan kedua bukan favorit saya karena saya harus menyiapkan energi dan waktu yang tidak tahu sampai kapan untuk itu. Even to think about it is already exhausting.
Setidaknya saya belajar banyak bagaimana kantor imigrasi Belanda bekerja: mereka membutuhkan waktu delapan bulan untuk 'mendepak' seseorang dan hanya memberikan empat minggu pada orang tersebut untuk mempersiapkan bahan appeal, atau selanjutnya 28 hari untuk berkemas dan pergi. Berapa banyak hak dan privilege dari seseorang yang hilang karena proses menunggu keputusan itu, sama sekali mereka tidak pikirkan. Bayangkan, hampir separuh waktu yang sebetulnya menjadi hak saya untuk memiliki ijin tinggal hilang begitu saja, berarti juga begitu banyak privilege saya ikut hilang.
Saya sedang menyusun surat keberatan, walaupun sebetulnya saya tidak peduli lagi dengan hasilnya dan mau cepat-cepat pergi saja. Mungkin anda bisa memberikan masukan apa yang harus saya tulis disitu?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


2 comments:
Kok wagu gitu to mbak? Tapi, studinya udah selesai belum mbak?
Memang banyak yang wagu disini Man, hehe...
Ada perubahan situasiku yang memang memungkinkan mereka untuk menolak, tapi sebetulnya, kalau mereka bekerja dengan baik, itu sudah bisa mereka lakukan empat bahkan enam bulan lalu, tanpa delay lama.
Thesis sudah hampir selesai, makanya aku ga mau buang energi dan konsentrasi untuk appeal. Untuk wisuda tinggal balik lagi ke Leiden.
Post a Comment