Setelah dari kemarin saya jadi nyinyir karena "ditanya-tanya" dan "dikomentari" orang terus, giliran sekarang gantian saya mau ngomentari (pemilik) anjing di Belanda :D. Pulang dari kantor barusan, saya menginjak kotoran anjing. Sial.Hondenpoep (kotoran anjing) sudah sangat mengganggu, tidak hanya bagi warga tapi juga bagi pihak pemerintah kotamadya. Sedangkan bagi beberapa parpol sudah menjadi bagian dari isi kampanye politik untuk menarik konstituen. Gementee (kantor kotamadya) Leiden, misalnya, sudah membuat dan memasang poster yang di atas sejak 2004 . Tulisan dalam poster itu berbunyi: "Kotoran anjing itu jorok dan bisa mendatangkan penyakit. Oleh karena itu, bersihkan!" Sementara, di tahun 2005, pemerintah kota Hilversum sudah menganggarkan 50.000euro untuk ngurusi masalah kotoran anjing ini (untuk beli alat 'penghisap' dan membayar pegawai).
Memang menyebalkan kalau karena kurang 'waspada' kita menginjak kotoran anjing. Dulu di rumah saya yang lama, yang ada di lantai dasar dan persis di pinggir jalan dengan trotoar yang langsung di depan pintu, hampir tiap pagi ada kotoran anjing milik tetangga. Untuk menghentikan kebiasaan buruk si English Bulldog itu, saya menyemprotkan cairan pembersih lantai di depan pintu dan hasilnya lumayan manjur, anjing itu tidak mau lagi buang kotoran di situ :D.
Pernah juga saya kedatangan tamu dari Jakarta yang sangat malu dan hampir tidak mau masuk rumah karena sepatunya menginjak kotoran anjing. Terpaksa saya membawakan seember air keluar rumah dan dia mencuci sepatunya di depan pintu. Kasihan banget.
Biasanya pemerintah kota menyediakan kotak-kotak berisi tas plastik warna hitam supaya pemilik anjing yang membawa anjingnya jalan-jalan bisa memungut 'sampah' yang dikeluarkan piaraannya dan membuangnya di tempat sampah (foto di bawah). Tetapi meskipun begitu tidak semua pemilik anjing mau/sadar untuk memunguti kotoran piaraannya.

Mungkin karena pemerintah sudah sangking (apa saking?) sebelnya, saya baca bahwa denda untuk pemilik anjing yang membiarkan kotoran anjing piaraannya berceceran dimana-mana dinaikkan dari 30euro menjadi 75euro tahun ini. Kampanye pun semakin digalakkan. Gementee Den Haag , misalnya, sejak tahun 2005 sudah membuat poster untuk mengkampanyekan kota bersih dari kotoran anjing, seperti yang di bawah ini. Bahkan, untuk semakin menggalakkan kampanye ini, penduduk kota diajak memasang poster-poster tersebut di jendela rumah mereka dan yang beruntung akan mendapatkan hadiah.
Kalau di Yogya, dengan duit 50.000euro pemda bisa bikin apa ya? Bisa untuk bikin jalur sepeda yang bagus, kali ya?



3 comments:
Ternyata di Belanda juga orang yang memelihara anjing sama gak pedulinya dengan'sampah' peliharaan dia dengan di sini (Batam).
Mungkin disini menjadi mencolok krn secara umum ruang publiknya lumayan bersih. Dan saya sering juga melihat orang yg ngantongin plastik hitam kalo bawa piaraan keluar untuk jalan, takut didenda kali ye, hehehe.
--------------------------
°°°°°°°°°°°°|\ I
°°°°°°°°°°°°|_\
°°°°°°°°°°°°|__\
°°°°°°°°°°°°|___\
°°°°°°°°°°°°|____\
°°°°° °°°°°°°|_____\
°°°°°°°°°°°°|______\
°°°°°°______|_______________
~~~~\ ____________________/~~~~
,.-~*´¨¯¨`*•~-.¸,.-~*´¨¯¨`*•~-.¸,.-~*´¨¯¨`*•~-.¸,.-~* ¯´¨ ¨`*•~-.¸.. ....
Post a Comment